14 Keluhan Kehamilan 6 Bulan, Wajib Baca!

0
21
keluhan kehamilan 6 bulan

Keluhan Kehamilan 6 Bulan – Memasuki usia kehamilan yang mulai menginjak 6 bulan, Anda pasti mulai merasakan sejumlah keluhan. Mulai dari keluhan ringan sampai berat, semuanya akan akrab menyapa hari-hari Anda. Namun, tenang saja. Semua itu wajar dan banyak dialami oleh perempuan-perempuan lain yang saat ini sedang hamil. Nah, apa saja sih keluhan yang biasa Anda rasakan saat hamil 6 bulan? Yuk, simak ulasannya tentang keluhan ibu hamil berikut ini!

Beragam Keluhan Kehmilan 6 Bulan Bagi Ibu Hamil

1. Nyeri perut bagian bawah
Keluhan Kehamilan 6 Bulan yang Sering TerjadiHamil memang menimbulkan berbagai keluhan bagi ibu hamil. Mulai dari mual dan muntah di awal kehamilan, badan yang terus membesar, hingga nyeri perut di usia 6 bulan. Sebenarnya apa sih yang menjadi penyebab nyeri perut itu? Apakah normal untuk ibu hamil yang demikian itu?

Advertisements

Nyeri perut saat hamil termasuk sesuatu yang normal. Bahkan nyeri itu sebagai tanda bahwa bayi dalam keadaan yang sehat. Nyeri perut diakibatkan adanya gerakan bayi yang sudah mulai sangat aktif, biasanya kepala bayi sudah masuk ke daerah panggul sehingga memberikan efek sakit pada bagian bawah perut.

Keluhan ini memang paling sering dialami oleh para ibu hamil dan ini memang harus dilalui semua ibu hamil ketika janin yang terus membesar dan mencari jalan keluar. Pada masa itu janin yang makin membesar semakin menyempitkan panggul sehingga gerakannya bisa membuat perut menjadi sakit. Bahkan tidak jarang sakitnya sang ibu disertai dengan kram.

Kemudian, bagaimana cara mengatasinya? Sebaiknya Anda mulai menyamankan posisi tidur Anda dengan tidak tidur miring secara seimbang antara kiri dan kanan, jangan lupa untuk memberikan alas bantal kepada kedua kaki Anda.

Tapi, bila Anda terganggu dengan nyeri di perut ini, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter kandungan Anda apalagi jika nyeri yang timbul terasa sangat nyeri hingga menimbulkan pendarahan. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan USG untuk memastikan kondisi rahin dan janin serta jaringan yang ada di perut wanita hamil. Sebaiknya, Anda juga berkonsultasi dengan dokter bukan ketika ada keluhan saja, pada kondisi hamil yang sudah semakin besar sebaiknya pemeriksaan kandungan dilakukan secara rutin.

Nyeri perut pada hamil 6 bulan itu biasa dan cobalah untuk memperbanyak istirahat agar bayi Anda tidak kelelahan di dalam perut. Jangan lupa asupan nutrisipun harus dijaga dengan baik.

2.  Perut seperti di remas
8 Keluhan Kehamilan 6 Bulan yang Sering TerjadiKetika hamil 6 bulan, bagian perut Anda akan mengalami kontraksi yang akhirnya menimbulkan sensasi perut seperti diremas-remas. Dalam dunia medis, gejala ini disebut sebagai braxton hick. Kontraksi terjadi karena rahim sedang mempersiapkan diri menjelang proses kelahiran.

Keluhan perut seperti diremas sudah menjadi langganan bagi para ibu hamil. Hal ini disebabkan kontraksi bayi atau karena gerak bayi yang begitu agresif. Bisa jadi juga dikarenakan ibu hamil kerap kali mengalami mag karena kurangnya selera makan. Jika Bunda mengalami hal demikian, langsung saja konsultasi dokter. Dokter pasti akan memberikan sebuah resep penghilang rasa nyeri perut. Obat ini aman, namun tidak boleh dikonsumsi terus menerus.

3. Perut kembung

Keluhan Perut kembung Saat Hamil

Keluhan yang terjadi selama kehamilan memang identik dengan adanya perubahan hormon yang ada dalam tubuh. Nah, inilah yang menyebabkan mengapa Anda juga mengalami perut kembung. Saat hamil, jumlah hormon estrogen dan progesteron semakin meningkat. Sayangnya, pergerakan usus berkurang karena bayi semakin membesar dan menyebabkan tekanan pada lambung yang memicu perut kembung.

Biasanya hal ini terjadi dikarenakan adanya beberapa faktor, misalnya adalah pengaruh hormon kehamilan, meningkatnya kadar hormon estrogen dan progesteron seperti yang disebutkan, pergerakan usus yang berkurang akibat tekanan bayi yang kian membesar, sering terjadi tekanan pada area lambung. Bila terjadi keluhan kehamilan 6 bulan yang seperti ini, maka bunda bisa mengatasinya dengen mengkonsumsi obat maag sesuai anjuran dokter.

Ingat juga, masalah pada setiap ibu hamil itu penyebabnya belum tentu sama. Akan tetapi memang tidak bisa dipungkiri bahwa kondisi seperti ini memang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Bila suatu saat Anda mengalami kondisi perut kembung ketika sedang hamil, maka Anda tidak perlu khawatir ataupun panik. Paslanya ada banyak cara-cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk segera menuntaskan rasa tidak nyaman pada perut Anda. Untuk itu pada artikel kali ini kami akan membahas lebih lanjut mengenai apa saja penyebab perut kembung dan bagaimana cara mengatasinya saat hamil.

Untuk mengatasi kondisi perut yang kembung ketika sedang mengandung, terdapat beberapa hal sederhana yang dapat Anda lakukan. Tidak perlu membeli obat di apotek ataupun berobat ke dokter, karena bisa obat ibu hamil yang satu ini bisa dibilang hanya gangguan ringan dan bisa diatasi dengan sangat mudah. Jika suatu saat Anda mengalami perut kembung ketika sedang hamil, maka cobalah untuk mengonsumsi minuman jahe hangat.

4. Mengalami keputihan

Mengalami keputihan saat hamilSelain perut kembung, perubahan hormon esterogen juga mengakibatkan Anda mengalami keputihan selama kehamilan. Tetap tenang ya Bunda. Sebab, selama cairan yang keluar bening, encer, dan tidak berbau maka bisa dikatakan ini adalah keputihan yang normal dalam kehamilan.

Hal tersebut dikarenakan adanya peningkatan hormon ketika kehamilan berlangsung sehingga menyebabkan meningkatnya produksi cairan vagina. Cairan bening berwarna putih, bertekstur encer dan tidak berbau inilah yang bisa dikatakan normal, tapi bunda tidak perlu khawatir. Hanya saja perlu mewaspadai jika keputihan berubah warna, berbau amis/menyengat, menimbulkan rasa gatal  (iritasi), terinfeksi jamur ataupun bakteri. Solusi yang perlu bunda lakukan adalah dengan segera hubungi dokter guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sebab, keputihan abnormal dapat mempengaruhi kehamilan dan janin lho bund!

5. Kaki bengkak

Keluhan Kehamilan 6 Bulan yang Sering Terjadi

Tak hanya perut saja yang mulai menunjukkan keluhan, bagian kaki juga ternyata juga mengalami keluhan lain seperti pembengkakan. Tak hanya bengkak, kaki juga kerap terasa kram. Nah, jangan khawatir ya bunda. Langsung saja ikuti tips berikut ini:

Advertisements
  • Saat anda duduk usahakan posisi kaki lebih tinggi dari jantung anda, posisi seperti ini akan membantu dalam mengatur sirkulasi darah. Sehingga apabila anda tidur, anda dapat menggunakan ganjalan bantal pada kedua kaki untuk mendapatkan posisi yang lebih tinggi dari kepala dan jantung.
  • Pada kehamilan yang semakin membesar, anda jangan memaksakan untuk berdiri dalam jangka waktu yang cukup lama apalagi bila anda merasakan pegal. Pegal yang anda rasakan adalah tanda bahwa peredaran darah anda juga otot mengalami kelelahan.
  • Ketika anda tidur sebaiknya posisi badan anda miring ke kiri selain dianjurkan bagi umat muslim, manfaat yang anda dapatkan dengan tidur miring ke kiri adalah pembuluh darah balik ada di bagian kanan tubuh dan membuat tekanan pada tubuh  anda berkurang.
  • Apabila anda berenang usahakan untuk berjalan di dasar kolam, daya apung dari kolam akan mengangkat bayi sehingga mampu mengatur peredaran darah secara normal pada ibu hamil.
  • Aturlah jadwal olahraga secara rutin selama kehamilan anda selain dapat membantu anda menjaga kesehatan selama kehamilan. Olahraga yang dilakukan selama kehamilan akan membantu untuk mengatasi keluhan kehamilan dan juga mempersiapkan persalinan terutama latihan pernapasan.
  • Hindari menggunakan sepatu yang mengikat kaki anda atau ukurannya kekecilan karena dengan sepatu yang mengikat kaki akan menghambat peredaran darah anda.
  • Seimbangkan konsumsi menu makan anda terutama makanan yang mengandung garam, konsumsi makanan mengandung garam dalam jumlah yang wajar.
  • Gerakan ringan yang membantu anda mengurangi bengkak bisa anda lakukan, contohnya adalag ketika anda sedang duduk, gerakan pergelangan kaki anda dengan cara ditekuk, gerakan yang melingkar ini akan sangat membantu anda.

6. Krisis percaya diri
8 Keluhan Kehamilan 6 Bulan yang Sering TerjadiKiris percaya diri merupakan keluhan hamil 6 bulan. Bukan hanya perubahan fisik saja yang membuat Anda mengeluh saat hamil 6 bulan. Perubahan psikologis seperti penurunan rasa percaya diri juga akan membuat Anda cukup stres mengatasinya. Sebab, ketika hamil 6 bulan tubuh Anda menjadi lebih gemuk dan padat yang akhirnya bikin penampilan tak bisa secantik dulu ketika single atau belum mengandung.

Baca Juga:

7. Sakit pinggang
8 Keluhan Kehamilan 6 Bulan yang Sering TerjadiSakit pinggang merupakan salah satu keluhan kehamilan 6 bulan yang sering terjadi terjadi dikarenakan semakin membesarnya perut sesuai pertambahan usia kehamilan. Yap, berat badan bayi bunda yang makin hari kian bertambah tentu membuat posisi otot perut dan punggung menjadi lebih tertekan dan terasa tidak begitu nyaman. Untuk mengatasi hal tersebut, bunda hanya cukup mengurangi aktivitas yang berat-berat dan menjaga posisi tubuh supaya tulang punggung bisa selalu tegak dan tidak membungkuk.

Nah untuk itu Anda harus mencari cara untuk mengtasi sakit pinggang saat hamil. Seperti cara mengatasi sakit pinggang yang kami rekomendasikan berikut ini.

  • Jika ibu yang hamil lebih banyak melakukan aktivitas dengan berdiri akan lebih baik untuk mengatur posisi berdiri yang tepat. Yaitu dengan posisi yang tegak, punggung lurus serta sejajar dengan bahu. Dan yang terpenting adalah jangan melengkungkan punggung ke arah belakang.
  • Hindarilah posisi berdiri yang terus menerus selama enam jam. Sebaiknya ada sesi istirahat dengan duduk atau berbaring.
  • Jika duduk, usahakan tulang punggung anda posisikan sejajar dengan sandaran tempat duduk atau kursi anda. Serta kaki menapak di lantai agar posisi anda nyaman.
  • Lakukanlah relaksasi otot ringan untuk otot leher, punggung, pinggang yaitu dengan manarik nafas panjang kemudian dihembuskan perlahan-lahan lewat mulut. Cara ini bisa dilakukan ketika rasa sakit di pinggang muncul.
  • Ibu hamil yang ingin mengambil sesuatu dengan cara membungkuk akan lebih baik jika didahului dengan sikap awal berdiri secara tegak kemudian salah satu lutut ditekuk serta pertahankanlah punggung anda agar tetap lurus kemudian secara perlahan lenturkanlah punggung ke arah depan. Lakukan dengan hati-hati ketika berdiri. Hal ini bertujuan agar nyeri dan sakit di pinggang tidak semakin parah.
  • Bila perlu ikutlah program senam hamil di rumah sakit terdekat di kota anda. Biasanya di beberapa rumah sakit menyediakan program khusus senam untuk ibu hamil.

8. Braxton hicks
Keluhan Kehamilan 6 BulanKeluhan kehamilan yang sering terjadi selanjutnya adalah adanya gerakan janin yang mulai semakin aktif serta kuat, sehingga bisa memicu terjadinya kontraksi palsu (braxton hicks). Kontraksi ini sebenarnya tidaklah bahaya, sehingga dapat dikatakan keluhan pada point 8 tidak menyebabkan terjadinya persalinan.

Pada keluhan Braxton Hicks, Bunda juga tidak perlu khawatir. Karena ini hanya masalah biasa yang sering terjadi masa kehamilan. Usahakan tetap rileks dan santai dalam menghadapi keluhan kehamilan semacam ini.

9. Merasakan gerakan bayi

Keluhan hamil 6 Bulan

Merasakan gerakan bayi yang begitu agresif akan Anda alami ketika masah kehamilan 6 bulan. Tak mengherankan bila gerakan bayi juga sering menjadi keluhan hamil 6 bulan untuk ibu hamil. Bisanya Anda akan mulai bisa merasakan gerakan bayi yang terdapat dalam perut Anda ketika usia kehamilan Anda memasuki usia sekitar 18 hingga 20 minggu.

Setiap kali si debay menendang perut Anda, maka cobalah gosokkan lengan Anda dengan lembut ke bagian perut. Hal ini adalah salah satu cara mudah untuk berinteraksi lebih dekat lagi dengan bayi Anda dalam kandungan.

10. Berkomunikasi dengan bayi

10 Keluhan Kehamilan 6 Bulan

Ketika kehamilan Anda sudah memasuki usia enam bulan, maka pendengaran bayi dalam kandungan telah berkembang dengan signfikan. Anda juga bisa mulai mengajaknya bicara atau sekedar memperdengarkan musik klasik untuk si debay. Namun terkadang, berkomunikaksi dengan bayi sering menjadi keluhan hamil 6 bulan untuk sebagian para wanita yang merasa perutnya ditendang-tendang.

Untuk masalah ini, Bunda hanya cukup tenang dan menikmati saja. Karena bayi yang ada dalam perut bunda merupakan anugrah terindah dari Tuhan.

11. Mudah Lelah
Mudah lelah merupakan salah satu keluhan ibu hamil yang sering kali dirasakan oleh para ibu. Pasalnya perubahan kadar hormon, pembentukan plasenta, dan metabolisme secara alami menyebabkan tubuh menjadi lebih mudah merasa lelah. Anda juga bisa tiba-tiba merasa sulit tidur pada malam hari ataupun justru menjadi selalu mengantuk sepanjang hari.

12. Nyeri Ulu Hati
Nyeri atau rasa panas pada ulu hati ataupun perut bagian atas termasuk juga salah satu keluhan pada ibu hamil yang sebenarnya umum terjadi di sebagian besar ibu hamil. Terutama pada bulan keempat sehingga menjelang persalinan tiba. Situasi ini disebabkan karena naiknya isi perut ke kerongkongan yang menyebabkan iritasi.

13. Kenaikan Berat Badan Tidak Terkendali
Kenaikan Berat Badan Tidak Terkendali adalah keluhan ibu hamil selanjutnya yang memang pada umumnya wanita sering mengalami kenaikan berat badan hingga mencapai 11-16 kilogram dibandingkan sebelum hamil. Nah, pertambahan berat badan ini biasanya menjadi salah satu keluhan para ibu hamil yang sebenarnya menandakan bahwa jaringan tubuh bayi, kebutuhan pendukung lain sedang berkembang, dan cairan ketuban.

14. Mual dan Muntah
Mual dan muntah juga termasuk salah satu keluhan ibu hamil mudah yang sering kali terjadi. Kondisi ini yang paling sering dialami oleh wanita hamil. Hal tersebut dikarenakan perubahan kadar hormon estrogen dan human chorionic gonadotropin (hCG), sensitivitas terhadap seuatu yang bau, perut yang lebih sensitif kemudian stres yang bisa menjadi penyebab umum mual dan muntah saat masa hamil.

Bila Anda mengalami salah satu atau beberapa dari keluhan kehamilan 6 bulan di atas, jangan panik, ya. Sebab, semua itu adalah hal yang normal pada kehamilan Anda. Namun, bila rasa sakit seperti nyeri perut kerap melanda dan membuat Anda sangat kesakitan, ada baiknya segera kunjungi dokter, ya. Dokter akan melakukan pemeriksaan medis yang mendalam pada kesehatan Anda dan buah hati dalam kandungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here