Menetapkan aturan kerja dan privasi nanny sejak awal membantu menciptakan hubungan kerja yang jelas dan nyaman. Nanny dapat memahami batas tanggung jawabnya, sedangkan keluarga mempunyai pedoman untuk melakukan evaluasi secara objektif.
Aturan tidak sebaiknya hanya disampaikan secara lisan. Tuliskan ketentuan penting, bahas bersama calon nanny, kemudian pastikan kedua pihak memahaminya sebelum penempatan dimulai.
Mengapa Aturan Kerja Perlu Dibuat?
Setiap keluarga mempunyai kebiasaan, kebutuhan pengasuhan, dan batas privasi yang berbeda. Pengalaman kerja sebelumnya tidak berarti nanny otomatis memahami seluruh aturan di rumah baru.
Kesepakatan tertulis dapat membantu:
- Menjelaskan tugas utama nanny.
- Menetapkan jadwal dan waktu istirahat.
- Menjaga keselamatan anak.
- Melindungi privasi keluarga.
- Mengurangi kesalahpahaman.
- Menjadi dasar evaluasi.
- Menentukan cara menangani pelanggaran.
Aturan perlu dibuat secara realistis dan tidak boleh berubah secara sepihak tanpa pembicaraan.
Jelaskan Lingkup Pekerjaan Nanny
Tugas nanny sebaiknya berpusat pada kebutuhan anak. Lingkup pekerjaan dapat meliputi:
- Menjaga dan menemani anak.
- Menyiapkan makanan sesuai arahan.
- Membersihkan perlengkapan yang digunakan anak.
- Merapikan area bermain.
- Mendampingi kegiatan harian.
- Membantu menjalankan jadwal tidur.
- Melaporkan kondisi anak kepada orang tua.
Jika keluarga membutuhkan pekerjaan rumah tangga tambahan, sampaikan sejak proses wawancara. Jangan menganggap seluruh pekerjaan rumah otomatis menjadi tanggung jawab nanny.
Panduan tugas nanny untuk bayi dan balita dapat digunakan untuk menyusun pembagian pekerjaan.
Tentukan Jadwal dan Waktu Istirahat
Tuliskan jam mulai bekerja, waktu istirahat, serta kapan tanggung jawab pengasuhan kembali diambil oleh orang tua.
Untuk nanny tinggal dalam, keluarga tetap perlu menetapkan batas jam kerja. Tinggal bersama keluarga tidak berarti nanny harus siap bekerja sepanjang waktu.
Kesepakatan jadwal dapat memuat:
- Jam mulai dan selesai bekerja.
- Waktu makan dan istirahat.
- Jadwal tidur siang anak.
- Pembagian tugas saat orang tua berada di rumah.
- Hari istirahat sesuai kesepakatan.
- Prosedur jika jadwal perlu berubah.
Gunakan panduan cara membuat jadwal harian nanny agar pembagian waktu lebih teratur.
Atur Penggunaan Telepon
Penggunaan telepon perlu dibicarakan secara wajar. Nanny mungkin membutuhkannya untuk berkomunikasi dengan keluarga, tetapi telepon tidak boleh mengurangi pengawasan terhadap anak.
Aturan yang dapat diterapkan antara lain:
- Tidak menggunakan telepon ketika memandikan anak.
- Tidak melakukan panggilan panjang saat bertugas.
- Tidak menonton video ketika anak memerlukan pengawasan.
- Menggunakan telepon untuk laporan apabila diperlukan.
- Memberitahukan kebutuhan komunikasi yang mendesak.
- Menyimpan nomor orang tua dan kontak darurat.
Keluarga juga perlu menghormati waktu istirahat nanny untuk keperluan pribadinya.
Lindungi Foto dan Informasi Anak
Foto, video, serta informasi tentang anak tidak boleh disebarkan tanpa persetujuan orang tua. Aturan ini perlu disampaikan dengan tegas sejak hari pertama.
Nanny sebaiknya tidak:
- Mengunggah foto atau video anak.
- Membagikan lokasi rumah.
- Menyebut nama lengkap anak di media sosial.
- Menceritakan kondisi kesehatan anak kepada pihak lain.
- Mengirim dokumentasi kepada orang yang tidak berkepentingan.
- Menggunakan foto anak sebagai profil pribadi.
Jika orang tua meminta dokumentasi kegiatan, sepakati cara mengambil, mengirim, serta menyimpannya. Dokumentasi tersebut hanya digunakan untuk laporan kepada keluarga.
Jaga Informasi Pribadi Keluarga
Nanny mungkin melihat jadwal, kebiasaan, percakapan, dan barang pribadi penghuni rumah. Jelaskan bahwa informasi tersebut tidak boleh disebarkan.
Hal yang perlu dijaga meliputi:
- Jadwal keberangkatan dan kepulangan keluarga.
- Informasi pekerjaan orang tua.
- Kondisi keuangan.
- Dokumen pribadi.
- Percakapan keluarga.
- Keadaan kesehatan.
- Sistem keamanan rumah.
- Nomor kontak pribadi.
Aturan privasi juga berlaku setelah penempatan berakhir.
Tetapkan Area yang Boleh Diakses
Keluarga dapat menjelaskan ruangan yang diperlukan untuk menjalankan tugas serta area pribadi yang tidak boleh dimasuki tanpa izin.
Berikan petunjuk mengenai:
- Tempat menyimpan perlengkapan anak.
- Area bermain.
- Dapur dan penyimpanan makanan anak.
- Kamar yang boleh digunakan.
- Lemari atau ruangan pribadi.
- Area yang berbahaya bagi anak.
- Letak kotak pertolongan pertama.
Aturan akses harus disampaikan secara langsung agar nanny tidak perlu menebak batas yang berlaku.
Buat Ketentuan Membawa Anak Keluar
Nanny tidak boleh membawa anak keluar tanpa persetujuan orang tua. Jika kegiatan di luar rumah diizinkan, jelaskan:
- Lokasi yang boleh dikunjungi.
- Waktu pergi dan kembali.
- Perlengkapan yang harus dibawa.
- Cara transportasi yang diizinkan.
- Pihak yang boleh menemui anak.
- Kondisi yang mengharuskan segera pulang.
- Cara memberikan laporan.
Nanny harus menghubungi orang tua jika terdapat perubahan rencana.
Aturan Menerima Tamu
Tetapkan bahwa tamu tidak boleh masuk tanpa persetujuan keluarga. Aturan ini berlaku untuk teman, kerabat, kurir, teknisi, maupun orang yang mengaku mengenal penghuni rumah.
Nanny perlu mengetahui:
- Siapa yang biasa datang.
- Bagaimana menerima paket.
- Kapan harus menghubungi orang tua.
- Bagian rumah yang tidak boleh diakses tamu.
- Tindakan jika orang asing memaksa masuk.
Ketentuan tersebut penting untuk menjaga keamanan anak dan rumah.
Aturan Pemberian Makanan dan Obat
Keluarga harus memberikan daftar makanan yang boleh dikonsumsi dan bahan yang perlu dihindari. Informasikan pula jika anak mempunyai alergi.
Obat hanya boleh diberikan berdasarkan petunjuk orang tua. Jika terdapat jadwal khusus, tuliskan nama obat, waktu, dan petunjuk yang sudah ditentukan oleh orang tua atau tenaga kesehatan.
Nanny tidak boleh mengganti makanan, memberikan obat, atau mencoba penanganan tertentu berdasarkan keputusan sendiri.
Sepakati Sistem Laporan
Laporan membantu orang tua mengetahui kegiatan anak. Nanny dapat mencatat:
- Waktu makan atau minum.
- Jadwal tidur.
- Aktivitas yang dilakukan.
- Suasana hati anak.
- Perubahan kondisi kesehatan.
- Kejadian penting.
- Perlengkapan yang perlu disiapkan.
Gunakan contoh laporan harian nanny untuk membuat format yang mudah digunakan.
Kejadian darurat tidak boleh menunggu laporan akhir hari. Nanny harus segera menghubungi orang tua.
Aturan Harus Berlaku Dua Arah
Keluarga juga mempunyai tanggung jawab untuk:
- Menjelaskan tugas secara jujur.
- Menyediakan kebutuhan kerja yang layak.
- Menghormati waktu istirahat.
- Tidak menambah tugas tanpa pembicaraan.
- Memberikan arahan secara jelas.
- Menjaga privasi nanny.
- Menyampaikan evaluasi tanpa merendahkan.
Hubungan kerja yang profesional membutuhkan keterbukaan dan rasa hormat dari kedua pihak.
Memilih Nanny yang Bersedia Mengikuti Aturan
Sampaikan aturan utama ketika wawancara agar kandidat dapat mempertimbangkan kesediaannya. Jika keluarga membutuhkan bantuan penyalur, baca panduan yayasan penyalur nanny di sekitar Jakarta.
Dengan menyusun aturan kerja dan privasi nanny secara tertulis, keluarga dapat melindungi keselamatan anak, menjaga informasi pribadi, serta mencegah perbedaan pemahaman. Periksa kembali aturan selama masa adaptasi dan perbarui hanya setelah dibicarakan bersama.









