5 Cara Menasehati Anak Yang Baik dan Benar

Thursday, March 8th, 2018 - Tips

Cara Menasehati Anak Yang Baik – Menasehati anak merupakan kegiatan yang sering dilakukan orang tua. Orang tua biasanya menasehati anak ketika anak berbuat salah atau meminta masukan dari orang tua. Tentunya sebagai orang tua menasehati anak bukanlah cara yang gampang, bisa jadi ketika orang tua menasehati anak, anak merasa tersinggung atau marah. Untuk itu cara menasehati anak yang baik dan benar adalah :

1. Sopan dan Sabar

Cara menasehati anak yang bisa orang tua lakukan adalah dengan sopan dan sabar. Sopan yang dimaksud disini adalah melakukan segala tindakan,perkataan dan perbuatan harus dengan baik dan benar, usahakan untuk para orang tua menghindari perkataan atau perbuatan yang kotor.

Cara menasehati anak juga harus dengan sabar. Mengapa sebagai orang tua harus sabar dalam menasehati anak? Karena pemikiran anak masih sangat mudah dan belum terlalu memahami masalah kehidupan, untuk itu orang tua harus pelan-pelan dalam menasehati anak agar anak bisa mengerti dan menuruti oranng tua. Nah untuk para orang tua bisa menggunakan cara menasehati anak yang satu ini.

2. Sebagai Pendengar Yang Baik

Jika ingin menjadi orang tua yang bisa akrab dengan anak, cara menasehati anak yang satu ini sangat cocok digunakan oleh para orang tua. Cara menasehati anak selanjutnya adalah menjadi pendengar yang baik untuk anak. Membentuk karakter seorang anak memang tidak mudah, orang tua harus mengetahui terlebih dahulu sikap dan perilaku anak.

Untuk para orang tua, cara menesahati anak yang satu ini tidak bisa dengan menggunakan ceramah terus meneru, akan tetapi jadilah orang tua yang menjadi pendengar yang baik untuk memahami apa yang anak inginkan. Jika anak sudah percaya dengan orang tua, maka orang tua akan gampang mensehati anak tanpa membuat anak marah atau tersinggung.

3. Bersikap Bijak

Bijak merupakan suatu tindakan yang tidak bisa digampangkan. Bersikap bijak merupakan perilaku atau tindakan yang harus dimiliki oleh orang tua. Karena dengan bersikap bijak, orang tua bisa menasehati dan mendidik anak dengan baik. Untuk itulah mengapa bersikap bijak merupakan cara menasehati anak dengan baik dan benar.

Cara menasehati anak dengan bersikap bijak tentu akan memudahkan orang tua dalam menasehati anak. Orang tua yang baik bukan hanya bisa menyalahkan anak saja,tetapi mampu memberikan solusi atas masalah yang dialami oleh anak. Dengan begitu anak bisa menerima sekaligus memperbaiki kesalahannya.

4. Memberikan Motivasi

5 Cara Menasehati Anak Yang Baik dan BenarMemberikan motivasi sama halnya memberikan semangat dan masukan untuk anak. Orang tua yang baik adalah orang tua yang mampu menjadi penyemangat dan pelindung pada anaknya. Yang perlu diketahui untuk orang tua adalah ketika orang tua memberikan motivasi otomatis orang tua telah melakukan cara menasehati anak yang baik dan benar.

Memberikan motivasi bisa berupa apa saja, misalnya dari hal yang sederhana. Contohnya adalah missal orang tua berjaniji jika sang anak mendapat juara kelas maka orang tua akan maemberikan anak hadiah, serta lain-lain sebagainya.

5. Memanggil Nama

Cara menasehati anak selanjutnya yang sangat penting dilakukan oleh orang tua adalah memanggil anak dengan sebutan nama. Mempunyai buah hati yang berbeda karakter tentunya menjadi tantangan sendiri untuk mendidik dan memberikan nasehat.Nah, langkah awal yang paling sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan memanggil anak dengan sebutan nama.

Cara menasehati anak yang satu ini memang sangat mudah kelihatannya, akan tetapi sesuatu kecil ini biasanya seringkali dilupakan oleh orang tua. Untuk orang tua usahakan jika ingin memerintah hendaknya memanggil nama terlebih dahulu, selanjutnya jika anak merespon baru orang tua mengungkapkan apa keinginannya. Yang terpenting bagi orang tua adalah usahakan jika ingin meminta tolong atau sudah dibantu dengan mengatakan “Tolong” dan ‘Terimakasih”, supaya anak merasa dihargai.

Nah itulah tadi Cara menasehati anak yang bisa dicoba oleh para orang tua. Yang terpenting adalah orng tua haus menjadi sahabat untuk anak bukan malah sebalikya. Semoga penjelasan diatas bermanfaat. Sekian dan terimakasih.

5 Cara Menasehati Anak Yang Baik dan Benar | Anita Andinina | 4.5
Leave a Reply